Oleh Ziyad Abu IrsyadSesungguhnya nikmat dunia yang nampak pada kita begitu banyak ini, yang terhampar dari ujung timur hingga ujung barat ini, pada hakekatnya adalah nikmat duniawi yang jumlahnya hanya sedikit sekali jika dibandingkan dengan nikmat akhirat. Sangat jauh sekali perbandingannya hingga beribu-ribu bahkan berjuta kali lipat. Hal itu sebagaimana yang diberitakan oleh Allah dalam …
Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit). QS.Surat Al-Mu’min[40]:39 يٰقَوْمِ اِنَّمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ ۖوَّاِنَّ الْاٰخِرَةَ هِيَ دَارُ
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut di antara bentuk-bentuk hukuman maksiat di dunia tersebut, yakni: 1.Diberi kemudahan untuk kembali bermaksiat 2. Ibadah terasa hambar Hati tetap terasa gersang meski ibadah harian tetap rutin dilakukan. Tidak ada kenikmatan yang terasa saat dan setelah melakukan aktivitas ibadah.
KENIKMATAN DUNIA hanya SETETES AIR DI JARI Sahabat Hikmah…. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda, “Demi Allah, DUNIA ini dibanding AKHIRAT ibarat seseorang yang mencelupkan JARINYA ke
Selain itu, manusia juga harus mengetahui elemen-elemen apa saja yang bisa mengantarkan untuk memperolehnya. Menurut Imam Al-Ghazali Rahimahullah, ada 4 elemen supaya kita mendapatkan kebahagiaan yang sejati. Yakni: mengenal diri, mengenal Allah, mengenal dunia, dan mengenal akhirat. Pertama; Mengenal diri ( Ma’rifatun Nafs ).
Terkait nikmatnya berada di surga berkaitan dengan dunia yang merupakan tempatnya lelah. Namun, semua kelelahan yang dijalani dan dilewati selama di dunia akan terbayarkan jika menjadi penghuni surga. "Dunia ini bukan tempat istirahat, tapi dunia ini tempat bala' dan kecapean, laqad khalaqnal insana fii kabad (QS. Al-Balad ayat 4)," ujar Syekh
.
kenikmatan dunia dibanding akhirat